Keberhasilan membuat kue dari bahan bahan yang ada dilihat dari aturan menata sususnan dari telur, tepung, gula , air ke dalam satu adonan.
Begitu juga dengan Keberhasilan seseorang mencapai tujuannya dilihat dari seseorang menata urutan prioritasnya. Bukankah keberadaan anda sekarang juga berdasarkan prioritas yang anda lakukan di masa lalu.
Elemen yang penting dalam prioritas adalah “Waktu”. Pilihan waktu yang kita miliki dapat kita buang, habiskan atau investasikan. Membuang untuk hal yang tidak berguna, habiskan untuk bersenang-senang, atau investasikan untuk meningkatkan kehidupan.
Jika kita ingin mengetahui rahasia sukses orang berhasil cukup kita amati saja bagaimana orang tersebut mempergunakan waktunya. Maka diibaratkan , Kita ini seperti timbangan yang berjalan, dimana kita diberi kesempatan untuk menimbang melakukan apa dari waktu kita punyai.
We have to know now, apa yang menjadi tema kehidupan masa kita sekarang, karena dengan begitu kita akan mengetahui apa yang menjadi focus agenda kita dalam mengatur prioritas kegiatan hidup kita di masa itu.
Contoh : Seorang petani tidak akan menaruh agenda menanam pada musim kering dimana seharusnya proses menanam ini jauh dilakukan pada musim hujan.
Seorang yang sudah lulus S1 mempertimbangkan waktu dan keadaan yang dia punya apakah akan melanjutkan ke jenjang S2, Bekerja atau menikah.
Tuhan memberikan kita kebebasan dalam mengatur prioritas hidup. Dima artinya kita sendiri yang bertanggung jawab dalam menata urutan prioritas. Kita perlu mengetahui masa apa yang sedang kita alami untuk kita lakukan sesuatu supaya keadaan hidup kita seimbang atau utuh. Hal ini bukan berarti kita harus melakukan semuanya sekaligus. Jika hal ini dilakukan nantinya menjadi hancur berantakan. “Focus on what you do best right now, success will follow” .
In the End, always put God First in everything you do in your job put God first, in your relationship put God first, and you will see that He is really God that makes our life beautifull and meaningfull