Sewaktu masih kecil, saya sering ditanya mau jadi apa sudah besar nanti dari hari ke hari jawaban itu berubah mulai dari dokter sampai astronot. Begitulah cita-cita dan harapan saya sewaktu masih kecil di luar saya bisa menyuntik pasien atau menerbangkan sebuah pesawat ulang alik.
Sebelum saya menjawab akan seperti apa harapan hidup saya nanti, sebenarnya dari awal kita lahir di bumi, Orang tua kita sudah memberi nama kepada kita. Nama yang diberikan merupakan suatu harapan yang ditanamkan ke dalam hidup kita kelak. Sebut saja nama si Subur,Bagus,Indah dan nama lainnya. Tidak ada yang memberi nama kepada anaknya sendiri dengan harapan yang buruk seperti si jelek dan sebagainya dan sebagainya.
Seiring dengan berjalannya waktu, Bentuk gambaran harapan kita terbentuk akan mau seperti apa kedepannya nanti sesuai dengan life Value kita. Dari harapan untuk esok hari sampai 5 tahun ke depan. Inti dari harapan ini berujung pada satu yaitu “Getting Better”. Lebih baik dari keadaan sebelumnya. Harapan anda mempengaruhi tingkat semangat yang anda kerjakan dan respon anda setiap suatu keputusan.
“Perbedaan antara kenyataan dan harapan menimbulkan kekecewaan”
Semakin besar harapan anda , semakin besar pula kekecewaan anda. Semakin anda tidak berharap, semakin sedikit kekecewaan anda. So, kalau gitu tidak punya harapan saja beres kan tidak ada kekecewaan. Haha, masa sih tidak punya harapan , Tidak punya harapan sama saja dengan orang yang berjalan telanjang di jalanan tidak mandi rambut kusut, ya anda sudah tahu disebut apakah orang itu.
Punya banyak harapan juga bisa bikin rambut kusut, frustasi, stress, kadang bisa bikin pusing sendiri karena tidak focus pada tiap tiap harapannya.
Kekecewaan bisa timbul kapan saja dan dimana saja, dari segi hubungan pertemanan pasangan anda menyakiti hati anda, teman yang terlalu egois, segi Pekerjaan: Hasil pekerjaan anda tidak dihargai, segi psikologi : hasil usaha kerja keras pembelajaran anda tidak sesuai dengan nilai yang diterima dan semua segi lainnya.
Sifat dari kekecewaan ini berusaha untuk mencuri, mengambil dan membinasakan semua pengharapan anda.Apabila anda biarkan terus menerus, kekecewaan ini dapat menyebabkan depresi, dari yang ringan sampai yang berat. Baru-baru ini salah seorang teman saya mengalami depresi psikotrik yakni suatu gejala depresi yang menyebabkan delusi dan halusinasi, sehingga harus dilakukan treatment secara serius.
“Kenyataan tidak dapat dirubah (Titik)”
Anda mungkin mengalami kekecewaan yang berat bahkan lebih dari cerita film sedih apapun yang pernah dibuat. Anda menceritakan kepada teman-teman anda tentang kekecewaan anda.
Kebenarannya, Kenyataan yang terjadi tidak bisa dirubah, tidak ada suatu ilmu apapun yang dapat mengubah suatu kenyataan. Kuncinya adalah pembaharuan pengharapan anda.
Dengan pengharapan yang tepat, hidup anda akan dipenuhi sukacita sejati. Pembaharuan pengharapan akan terbentuk semakin spesifik seiring berjalannya waktu. Dengan adanya pengharapan yang semakin terbentuk ini anda akan mengetahui apa yang anda kerjakan dan Tuhan sedang kerjakan bagi kehidupan. “Focus on what you do the best and success will follow “ and it leads me to share some practical tips :
1. Connect With God
Sebenarnya jauh sebelum Orang tua kita menanamkan suatu pengaharapan dengan sebuah nama. Tuhan sudah lebih dahulu mempunyai suatu pengharapan kepada kita. Tidak perduli apa latar belakang anda , Tuhan mempunyai harapan kepada kita untuk di lakukan dan digapai. Hidup akan terasa lebih indah jika apa yang kita harapkan sesuai dengan yang Tuhan harapkan kepada kita, Sounds too spiritual , but that’s the true. Barometer yang kita punya untuk menentukan kebenarannya adalah ujian atas apa yang kita harapkan, “if it’s stay than go on if it don’t then move on”. Selain harapan kita bertahan, Harapan kita akan terus bertumbuh dan terbentuk sepanjang waktu, dimana harapan-harapan kecil yang tergapai akan berujung pada Harapan terbesar.
2. Having a rolemodel and inspiration
Memiliki sebuah panutan akan memacu kehidupan anda untuk ke level berikutnya. Kita melihat ada usaha-usaha orang yang terkenal seperti Steve jobs penemu mac , sebelum dia menjadi sukses dia harus melewati berbagai macam kegagalan dan rintangan. Cerita nyata ini menginspirasi hidup kita untuk selalu sabar dan tekun dalam pengaharapan kita.
3. Hikmat dalam pengharapan
Anda tidak bisa berharap memanen di musim menanam dan sebaliknya bukan? Di sinilah kita membutuhkan “hikmat” dalam membedakan mana harapan yang terbaik. Tantangannya sekarang bukan memilih antara yang baik dan yang buruk tetapi yang “baik” dan yang “terbaik”. Keputusan kita akan ditentukan dari besarnya harapan kita. Contoh sewaktu kita ingin membeli sebuah laptop baru, tentunya apa yang kita akan membeli sebuah laptop yang sesuai dengan harapan kita dari kecepatan dan grafisnya. Dengan hikmat kita dapat mengerti bahwa apa yang kita harapkan adalah yang terbaik sehingga kita mengetahuinya dengan pasti makna dari harapan tersebut bagi hidup kita dan memberi sebuah arti. Anda akan benar-benar hidup di dunia ini ketika kita menyadari hidup yang memberi arti bagi diri sendiri dan bagi orang lain. “Wisdom creates understanding, Understanding Creates Hopes”
This is the key. Jika anda memiliki suatu benih pengharapan yang tepat maka hidup anda akan menjadi lebih bersemangat karena anda mengarahkan visi anda di jalan yang tepat.
“God always makes your life surprise beyond your expectation”