3 pohon

Alkisah, ada tiga pohon di dalam hutan. Suatu hari, ketiganya saling
menceritakan mengenai harapan dan impian mereka.

Pohon pertama berkata, ” Kelak aku ingin menjadi peti harta karun. Aku akan
diisi dengan emas, perak dan berbagai batu permata dan semua orang akan
mengagumi keindahannya.”

Kemudian pohon kedua berkata, suatu hari kelak aku akan menajdi kapal yang
besar. Aku akan mengangkut raja-raja dan berlayar ke ujung dunia. Aku akan
menjadi kapal yang kuat dan setiap orang merasa aman berada dekat denganku.

Akhirnya pohon ke tiga berkata, aku ingin tumbuh menjadi pohon yang
tertinggi di hutan di puncak bukit. Orang-orang akan memandangku dan
berpikir betapa aku begitu dekat untuk menggapai surga dan Tuhan. Aku akan
menjadi pohon terbesar sepanjang masa dan orang akan mengingatku.

Setelah beberapa tahun berdoa agar impian terkabul, sekelompok penebang
pohon datang dan menebang ketiga pohon itu. Pohon pertama dibawa ke tukang
kayu. Ia sangat senang sebab ia tahu bahwa ia akan dibuat menjadi peti harta
karun. Tetapi doanya tidak menjadi kenyataan karena tukang kayu membuatnya
menjadi kotak tempat menaruh makan ternak. Ia hanya diletakkan di kandang
dan diisi jerami.

Pohon ke dua dibawa ke galangan kapal. Ia berpikir bahwa doanya menjadi
kenyataan. Tetapi ia dipotong-potong dan dibuat menjadi sebuah perahu
nelayan kecil. Impiannya untuk menjadi kapal besar untuk mengangkut
raja-raja telah berakhir.

Pohon ketiga dipotong menjadi potongan-potongan kayu besar dan dibiarkan
teronggok dengan gelap.

Tahun demi tahun berlalu, dan ketiga pohon itu telah melupakan impiannya.
Kemudian suatu hari, sepasang suami-istri tiba di kandang. Sang istri
melahirkan dan meletakkan bayinya di atas tumpukan jerami di kotak makanan
ternak yang dibuat dari pohon pertama. Orang-orang datang menyembah bayi
itu. Akhirnya pohon pertama sadar bahwa didalamnya diletakkan harta terbesar
sepanjang masa.

Bertahun-tahun kemudian, sekolompok laki-laki naik ke atas perahu nelayan
yang dibuat dari pohon ke dua. Ditengah danau, badai besar datang dan pohon
kedua berpikir bahwa ia tidak cukup kuat untuk melindungi orang-orang
didalamnya. Tetapi salah seorang laki-laki itu berdiri dan berkata ” DIAM!
Tenanglah! dan badaipun berhenti. Ketika itu, tahulah bahwa ia telah
mengangkut Raja diatas segala raja.

Akhirnya, seorang datang dan mengambil pohon ke tiga. Ia dipikul sepanjang
jalan sementara orang-orang mengejek lelaki yang memikulnya. Laki-laki ini
kemudian dipakukan di kayu ini dan mati di puncak bukit. AKhirnya pohon
ketiga sadar bahwa ia demikian dekat dengan Tuhan, karena Yesus yang
disalibkan padanya.

Renungan Dari Cerita Atas adalah
KETIKA KEADAAAN TIDAK SEPERTI YANG ENGKAU INGINKAN, KETAHUILAH TUHAN
MEMILIKI RENCANA UNTUKMU. JIKA ENGKAU PERCAYA PADA-NYA, IA AKAN MEMBERIMU
BERKAT-BERKAT BESAR. KETIGA POHON MENDAPATKAN APA YANG MEREKA INGINKAN.
TETAPI TIDAK DENGAN CARA SEPERTI YANG MEREKA BAYANGKAN. KITA TIDAK SELALU
TAHU DAN APA RENCANA TUHAN BAGI KITA DAN SAYA. KITA HANYA TAHU BAHWA
JALANNYA BUKANLAH JALAN KITA, TETAPI JALANNYA ADALAH YANG TERBAIK UNTUK
SELAMANYA.

inspired from “anonim”

Menjaga kualitas kehidupan di dalam relationship

Hidup yang kita jalani akan selalu berhubungan dengan orang lain sewaktu di dalam keluarga, sekolah, kuliah , kerja , bisnis bahkan mengerjakan suatu hobi seperti bermusik. semuanya membutuhkan hubungan satu dengan yang lainnya.

Kualitas dari sebuah hubungan yang kita jalani akan menentukan Kualitas dari kehidupan yang kita jalani

Saya mempunyai suatu cerita dari seorang atasan saya mengatakan dari awal perjalanan karirnya sampai perjalanan karinya saat ini berdasarkan relasi dari atasannya dan teman-temannya. ketika perusahaannya bangkrut , atasannya yang sudah pindah dan menjadi sukses di suatu perusahaan lain  menawarkan suatu pekerjaan dan posisi yang lebih baik kepadanya.

 

dari hal ini kita menyadari pentingnya sebuah kualitas dari sebuah hubungan dengan sesama, supaya kita dapat menjaga kualitas hubungan yang baik antar sesama kita maka perlu kita mengetahui pemahaman yang lebih dalam mengenai batasan sebagai suatu garis pembatas menjaga kualitas kehidupan kita sendiri.

 

dari apa yang saya dapatkan batasan relasi dibagi menjadi beberapa urutan :

 

1. Perkenalan

Di sini merupakan tahap kita berkenalan dengan seseorang biasanya di dalam suatu event tertentu. kita bertemu dengan orang ini atau dengan komunitas dari temannya teman kita menjadi kenal dengan  orang ini. Believe it or not anything good in this life start with a conversation

di tahap ini kita hanya sebatas “kenal” mengenai orang ini

 

2. Contact

di tahap ini ada suatu kondisi dimana dari pihak luar menghubungi kita atau sebaliknya . Biasanya disini ada dua hal yang memungkinkan contact terjadi either ada ketertarikan atau keperluan akan sesuatu.

 

 

3. Teman

pada tahap ini anda mulai nyaman berbicara dengan orang ini , “likes will attracts like”.

Setiap dari kita mempunyai magnet ketertarikan satu sama lain dengan sendirinya demikian sebaliknya akan menjauh tergantung value di dalam pribadi masing-masing, jika mempunyai suatu value yang sama maka akan semakin mendekat dan sering berhubungan dan sebaliknya.

Let say kita bisa menyebutnya teman kuliner, teman hang out, teman belajar, teman bekerja.

Seorang teman dapat membawa anda pada suatu peningkatan akan disiplin ilmu. misalnya anda mempunyai suatu komunitas musik, anda menjadi lebih mahir dalam bermain musik

karena sharing dari pengalaman-pengalaman teman anda.

Pertahankan setiap komunitas-komunitas yang baik dalam membawa anda ke level berikutnya jangan menjauh dari setiap pertemuannya

 

 

4. Sahabat

Pada tahap ini teman anda sudah dapat dipercaya dan diandalkan setiap waktu ketika di saat susah.

di sini anda mulai bicara “heart to heart” dengan sahabat anda karena dia dapat dipercayai, share pemikiran anda karena dia seorang advisor yang tepat.

jagalah sahabat anda sebaik-baiknya terhadap orang-orang seperti ini karena sulit sekali mencari sahabat.

believe it or not  “best friend is always the last person you will be called”

karena sahabat yang baik dapat menjadi teman anda kapan pun juga.

 

Dari apa yang saya jabarkan mengenai 4 urutan relationship ,saya mempunyai beberapa poin yang saya ingin bagikan untuk menjaga kualitas kehidupan kita

antara lain

 

1. Waktu

ibarat perumpamaan seorang penabur yang menaburkan benih di setiap berbagai jenis tanah, ada yang berbatu-batu ada yang di pinggir jalan , di semak berduri atau di tanah yang subur. Anda adalah seorang penabur yang mempunyai benih . benih anda adalah waktu (1×24 jam) tiap harinya.

jika diibaratkan 4 level relationship ini merupakan urutan tanah dari yang di pinggir jalan sampai tanah yang subur.

pentingnya di sini secara bijak menabur di daerah manakah anda seharusnya menabur.

Cobalah anda refleksikan di level manakah akhir-akhir ini benih yang anda punya untuk dihabiskan karena hal ini lah yang menentukan

kualitas Hidup anda naik atau turun.

 

 

2. Hati

Kita perlu menjaga hati kita khususnya proses transisi pertemanan sampai kepada proses sahabat. if we talk about best friend, easy going will be good for other people but not good for you . maksud dari easy di sini adalah hati kita dengan hati-hati. sehinga tidak gampang seseorang bisa masuk dan melukai hati kita.

karena hati kita terpancar kehidupan kita, semangat kita. Apabila kita menganggap remeh suatu garis pembatas dari pertemanan kepada suatu persahabatan. maka tidak jarang kita akan mudah disakiti dan kecewa.maka saya sarankan kepada semua untuk menjaga suatu boundary dan sistem keamanan yang kuat di dalam area ini. siapa yang boleh masuk dalam hati terdekat kita dan menjauh. khususnya apabila memasuki perpindahan dari level pertemanan sampai  kepada level persahabatan.

 

 

3, Buah

Pentingnya dari sebuah relationship adalah buah yang bisa dinikmati diri sendiri dan orang lain. dari buah kita mengenal pohonnya apakah berlimpah atau gagal panen.

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya , hubungan dengan seseorang akan membawa anda naik atau turun.

kita bisa melihat buah yang kita punyai dari seseorang yang merasakan buah dari kehidupan kita.

Pertanyaannya apakah buah yang dihasilkan membuat kehidupan orang lain menjadi lebih baik atau justru membuat kehidupan orang lain lebih buruk sehingga orang menjauh dengan ktia. Before blame others we need to see ourselves

 

“di saat senang kita dikenal teman, di saat susah kita mengenal siapa sahabat kita”

 

inspired by “Jeffrey Rachmat”

 

 

Mimpi yang terindah

Aku : Zzzzz……
Tuhan : Bangun !!!
Aku : Hmmm…. siapa ya ?
Tuhan : Aku ??? Aku Tuhan, aku dengar di doamu, kau ingin bicara langsung denganku, maka doamu Kukabulkan.Aku : (tertegun) Oh, aku tidak menyangka doaku dikabulkan, lalu kita ada di mana ?
Tuhan : Di dalam mimpimu, ini media paling mudah untuk berbicara.
Aku : (tertegun) Oh…
Tuhan : Kudengar di doamu, kau ingin mengajukan pertanyaan kepada-Ku, aku ingin mendengarnya sekarang.
Aku : Benar, bisakah sekarang kumulai ?
Tuhan : Tentu.
Aku : Tuhan, tahukah Engkau bahwa dunia yg Kau ciptakan ini penuh dengan ketidakadilan, banyak orang percaya dianiaya, orang benar menderita, itu tidak adil Tuhan !
Tuhan : menurutmu, apakah adil, ketika Aku mati di kayu salib untuk menebus dosa-dosamu ?
Aku : Kalau begitu, semua orang benar harus menderita di dunia, begitu ?
Tuhan : Apakah penderitaan itu selamanya ? Mengapa ketika menderita manusia selalu bertanya “mengapa harus aku?”. Tetapi, ketika senang, mereka tidak pernah bertsnya “mengapa harus aku ?”
Aku : Kalau begitu, mengapa banyak orang jahat hidup senang ?
Tuhan : Kau yakin ?
Aku : Ya, walaupun tidak semua …
Tuhan : Kalau begitu, cobalah jadi jahat, dan lihatlah seberapa lama kau akan senang, kau bisa membuktikannya sendiri.
Aku : Hidup ini terlalu rumit untuk dijalani, mengapa Kau selalu mendatangkan cobaan dan masalah ?
Tuhan : Masalah kudatangkan bukan untuk disesali dan dikeluhi, tapi untuk dselesaikan, cobaan kudatangkan untuk menunjukkan adanya diri-Ku, dan perlunya berserah pada-Ku.
Aku : Tapi, setiap masalah datang, Aku selalu berdoa meminta jalan keluar, tetapi kadang, kau tidak memberinya ? Mengapa ?
Tuhan : Mengapa ? Pertanyaan bagus, mengapa setiap firman yang Kuperintahkan padamu, kau tidak pernah melakukannya atau selalu menunda-nunda ? Sebelum engkau menuai, menaburlah terlebih dahulu.
Aku : Mengapa manusia tidak pernah puas terhadap dirinya ?
Tuhan : Manusia tidak akan menyadari betapa berharganya sesuatu, sampai mereka kehilangan semuanya.
Aku : Karena itulah Tuhan, mengapa penyesalan selalu datang terlambat ? Itu menyebalkan…
Tuhan : Kalau belum terlambat, bukan penyesalan namanya. kalau belum menyesal, manusia tidak akan pernah tahu dimana letak kesalahannya.
Aku : Memang benar, tapi penyesalan selalu mendatangkan penderitaan.
Tuhan : Ketika penyesalan datang, manusia diberi 2 pilihan. Pertama, segera bangkit dan meninggalkan duka-citanya. Itu membuat manusia makin kuat dan terasah. Kedua, berkata : “aku tidak kuat, beban ini terlalu berat untuk dijalani”. itu mendatangkan penderitaan.
Aku : Perlukah aku memelihara doa dan waktu untukMu setiap harinya ?
Tuhan : perlukah Aku mejagamu dan mengawasimu setiap harinya ?
Aku : Tuhan, seringkali aku sudah berusaha dan berusaha, tapi selau gagal ! Mengapa ?
Tuhan : berapa kali kau mencoba ?
Aku : Katakanlah 10 kali!
Tuhan : Bagus, kalu begitu kau sudah mngetahui 10 cara yg tidak berhasil. Jangan samakan kegagalan dengan pengalaman. Manusia tidak pernah gagal, sampai dia berhenti berusaha.
Aku : Tapi, semua itu terlalu beresiko Tuhan. Setiap usaha mempunyai resiko.
Tuhan : Sesungguhnya, ketika kau takut mengambil satu resiko, kau telah mengambil resiko yang tersisa, yaitu kau tidak akan pernah berhasil !
Aku : Kalau begitu, bagaimana cara mendapat kesenangan hidup ?
Tuhan : Cintailah dirimu sendiri, dan senantiasa bersyukur. Hidup ini sebenarnya indah. Jika masalah datang, jangan biarkan masalah menguasai dirimu, tetapi belajarlah menguasai masalah. Ah, waktu kita habis, kau sudah harus bangun pagi…
Aku : Kapan kita bisa berbicara sperti ini lagi ?
Tuhan : Kapanpun, sebenarnya jarak kita hanya dipisahkan oleh doa.
Aku : Oke, terima kasih Tuhan atas pembicaraan yg indah ini.
Tuhan : Sama-sama.
Aku pun terbangun dari mimpiku……

written by my friend

Segala Sesuatu Ada Masanya

Keberhasilan membuat kue dari bahan bahan yang ada dilihat dari aturan menata sususnan dari telur, tepung, gula , air ke dalam satu adonan.

Begitu juga dengan Keberhasilan seseorang mencapai tujuannya dilihat dari seseorang menata urutan prioritasnya. Bukankah keberadaan anda sekarang juga berdasarkan prioritas yang anda lakukan di masa lalu.

Elemen yang penting dalam prioritas adalah “Waktu”. Pilihan waktu yang kita miliki dapat kita buang, habiskan atau investasikan. Membuang untuk hal yang tidak berguna, habiskan untuk bersenang-senang, atau investasikan untuk meningkatkan kehidupan.

Jika kita ingin mengetahui rahasia sukses orang berhasil cukup kita amati saja bagaimana orang tersebut mempergunakan waktunya. Maka diibaratkan , Kita ini seperti timbangan yang berjalan, dimana kita diberi kesempatan untuk menimbang melakukan apa dari waktu kita punyai.

We have to know now, apa yang menjadi tema kehidupan masa kita sekarang, karena dengan begitu kita akan mengetahui apa yang menjadi focus agenda kita dalam mengatur prioritas kegiatan hidup kita di masa itu.

Contoh : Seorang petani tidak akan menaruh agenda menanam pada musim kering dimana seharusnya proses menanam ini jauh dilakukan pada musim hujan.

Seorang yang sudah lulus S1 mempertimbangkan waktu dan keadaan yang dia punya apakah akan melanjutkan ke jenjang S2, Bekerja atau menikah.

Tuhan memberikan kita kebebasan dalam mengatur prioritas hidup. Dima artinya kita sendiri yang bertanggung jawab dalam menata urutan prioritas. Kita perlu mengetahui masa apa yang sedang kita alami untuk kita lakukan sesuatu supaya keadaan hidup kita seimbang atau utuh. Hal ini bukan berarti kita harus melakukan semuanya sekaligus. Jika hal ini dilakukan nantinya menjadi hancur berantakan. “Focus on what you do best right now, success will follow” .

In the End, always put God First in everything you do in your job put God first, in your relationship put God first, and you will see that He is really God that makes our life beautifull and meaningfull

H.O.P.E

Sewaktu masih kecil, saya sering ditanya mau jadi apa sudah besar nanti dari hari ke hari jawaban itu berubah mulai dari dokter sampai astronot. Begitulah cita-cita dan harapan saya sewaktu masih kecil di luar saya bisa menyuntik pasien atau menerbangkan sebuah pesawat ulang alik.
Sebelum saya menjawab akan seperti apa harapan hidup saya nanti, sebenarnya dari awal kita lahir di bumi, Orang tua kita sudah memberi nama kepada kita. Nama yang diberikan merupakan suatu harapan yang ditanamkan ke dalam hidup kita kelak. Sebut saja nama si Subur,Bagus,Indah dan nama lainnya. Tidak ada yang memberi nama kepada anaknya sendiri dengan harapan yang buruk seperti si jelek dan sebagainya dan sebagainya.
Seiring dengan berjalannya waktu, Bentuk gambaran harapan kita terbentuk akan mau seperti apa kedepannya nanti sesuai dengan life Value kita. Dari harapan untuk esok hari sampai 5 tahun ke depan. Inti dari harapan ini berujung pada satu yaitu “Getting Better”. Lebih baik dari keadaan sebelumnya. Harapan anda mempengaruhi tingkat semangat yang anda kerjakan dan respon anda setiap suatu keputusan.
“Perbedaan antara kenyataan dan harapan menimbulkan kekecewaan”
Semakin besar harapan anda , semakin besar pula kekecewaan anda. Semakin anda tidak berharap, semakin sedikit kekecewaan anda. So, kalau gitu tidak punya harapan saja beres kan tidak ada kekecewaan. Haha, masa sih tidak punya harapan , Tidak punya harapan sama saja dengan orang yang berjalan telanjang di jalanan tidak mandi rambut kusut, ya anda sudah tahu disebut apakah orang itu.
Punya banyak harapan juga bisa bikin rambut kusut, frustasi, stress, kadang bisa bikin pusing sendiri karena tidak focus pada tiap tiap harapannya.
Kekecewaan bisa timbul kapan saja dan dimana saja, dari segi hubungan pertemanan pasangan anda menyakiti hati anda, teman yang terlalu egois, segi Pekerjaan: Hasil pekerjaan anda tidak dihargai, segi psikologi : hasil usaha kerja keras pembelajaran anda tidak sesuai dengan nilai yang diterima dan semua segi lainnya.
Sifat dari kekecewaan ini berusaha untuk mencuri, mengambil dan membinasakan semua pengharapan anda.Apabila anda biarkan terus menerus, kekecewaan ini dapat menyebabkan depresi, dari yang ringan sampai yang berat. Baru-baru ini salah seorang teman saya mengalami depresi psikotrik yakni suatu gejala depresi yang menyebabkan delusi dan halusinasi, sehingga harus dilakukan treatment secara serius.
“Kenyataan tidak dapat dirubah (Titik)”
Anda mungkin mengalami kekecewaan yang berat bahkan lebih dari cerita film sedih apapun yang pernah dibuat. Anda menceritakan kepada teman-teman anda tentang kekecewaan anda.
Kebenarannya, Kenyataan yang terjadi tidak bisa dirubah, tidak ada suatu ilmu apapun yang dapat mengubah suatu kenyataan. Kuncinya adalah pembaharuan pengharapan anda.
Dengan pengharapan yang tepat, hidup anda akan dipenuhi sukacita sejati. Pembaharuan pengharapan akan terbentuk semakin spesifik seiring berjalannya waktu. Dengan adanya pengharapan yang semakin terbentuk ini anda akan mengetahui apa yang anda kerjakan dan Tuhan sedang kerjakan bagi kehidupan. “Focus on what you do the best and success will follow “ and it leads me to share some practical tips :
1. Connect With God
Sebenarnya jauh sebelum Orang tua kita menanamkan suatu pengaharapan dengan sebuah nama. Tuhan sudah lebih dahulu mempunyai suatu pengharapan kepada kita. Tidak perduli apa latar belakang anda , Tuhan mempunyai harapan kepada kita untuk di lakukan dan digapai. Hidup akan terasa lebih indah jika apa yang kita harapkan sesuai dengan yang Tuhan harapkan kepada kita, Sounds too spiritual , but that’s the true. Barometer yang kita punya untuk menentukan kebenarannya adalah ujian atas apa yang kita harapkan, “if it’s stay than go on if it don’t then move on”. Selain harapan kita bertahan, Harapan kita akan terus bertumbuh dan terbentuk sepanjang waktu, dimana harapan-harapan kecil yang tergapai akan berujung pada Harapan terbesar.
2. Having a rolemodel and inspiration
Memiliki sebuah panutan akan memacu kehidupan anda untuk ke level berikutnya. Kita melihat ada usaha-usaha orang yang terkenal seperti Steve jobs penemu mac , sebelum dia menjadi sukses dia harus melewati berbagai macam kegagalan dan rintangan. Cerita nyata ini menginspirasi hidup kita untuk selalu sabar dan tekun dalam pengaharapan kita.
3. Hikmat dalam pengharapan
Anda tidak bisa berharap memanen di musim menanam dan sebaliknya bukan? Di sinilah kita membutuhkan “hikmat” dalam membedakan mana harapan yang terbaik. Tantangannya sekarang bukan memilih antara yang baik dan yang buruk tetapi yang “baik” dan yang “terbaik”. Keputusan kita akan ditentukan dari besarnya harapan kita. Contoh sewaktu kita ingin membeli sebuah laptop baru, tentunya apa yang kita akan membeli sebuah laptop yang sesuai dengan harapan kita dari kecepatan dan grafisnya. Dengan hikmat kita dapat mengerti bahwa apa yang kita harapkan adalah yang terbaik sehingga kita mengetahuinya dengan pasti makna dari harapan tersebut bagi hidup kita dan memberi sebuah arti. Anda akan benar-benar hidup di dunia ini ketika kita menyadari hidup yang memberi arti bagi diri sendiri dan bagi orang lain. “Wisdom creates understanding, Understanding Creates Hopes”
This is the key. Jika anda memiliki suatu benih pengharapan yang tepat maka hidup anda akan menjadi lebih bersemangat karena anda mengarahkan visi anda di jalan yang tepat.

“God always makes your life surprise beyond your expectation”

Bimbang dapat Berguna

Kita dapat mengajak seekor kuda ke sungai jernih untuk minum, namun kita tidak dapat membuat dia minum.  Bagaimana dengan iman? Bisakah kita membuat seseorang menjadi beriman?

Sebelum membahas iman, baiklah kita lihat yang lebih mudah dulu , yaitu agama. Dapatkah kita membuat seseorang menjadi beragama?

Jawabannya bisa. Agama dapat diwariskan by default oleh orang tua kita masing-masing. Dapat juga lewat  sekolah dengan adanya pelajaran agama tentu dapat membuat orang  mengetahui sejumlah spesifikasi agama itu, seperti asal usulnya ,peraturannya dan keyakinannya. Tingkat intensitas pengajarannya bisa bervariasi mulai dari sekadar pemberian informasi secara Laissez faire(terima syukur tidak ya sudah) sampai secara indoktriner karismatik. Produk dari pengajaran ini bermacam macam , dari orang yang hanya mengetahui agama sebatas tertanda di KTP saja sampai Fanatik, bahkan Fanatik total sehingga bunuh diri pun rela jika disuruh.

Sekarang tentang iman.  Iman berbeda dari agama. Agama adalah sesuatu yang statis dan tetap, sedangkan iman bersifat dinamis. Agama secara fisik terlihat lewat symbol, ornamen ,bangunan, dan pakaian. Iman tidak tampak. Agama berbicara mengenai Do’s and Don’t sedangkan Iman berbicara mengenai saling mempercayai dan mempercayakan diri.

Makin tampak perbedaan antara iman dan agama. Agama adalah barang jadi, sdangkan iman masih harus dibuat. Agama bisa ditelan bulan-bulat, sedangkan iman masih perlu dikunyah. Agama sudah siap saji, sedangkan iman masih harus melalui proses masak.

Kebimbangan dalam hidup wajar sebagai proses pertumbuhan iman

Seseorang yang memiliki Iman sebesar dan sekecil apapun pasti akan mengalami kebimbangan. Bimbang itu bukan sesuatu yang buruk, karena dengan bimbang, maka kita menjadi bersungguh-sungguh mencari iman yang menjawab persoalan hidup.  Kebimbangan bisa berguna dan produktif, asalkan tidak berhenti pada rasa bimbang melainkan terus bertumbuh dalam proses pengenalan dengan sang Pencipta.  Sepanjang hidup kita bertumbuh dalam iman melalui turun-naik dan jatuh-bangun dalam kebimbangan. Tiap golongan usia mempunyai kebimbangannya sendiri. Kebimbangan masa remaja berbeda dari kebimbangan masa dewasa dan berbeda pula dari kebimbangan masa usia lanjut. Kuncinya di sini  adalah bertumbuh.

Iman memang berjalan secara  secara turun dan naik. Rasa bimbang membuat kita meragukan, mempersoalkan dan mencermati iman kita sehingga kita menjadi lebih kritis. Hasilnya adalah pertumbuhan dan kematangan. Iman yang ditelan secara bulat-bulat akan membuat kita berwawasan sempit dan fanatik, sedangkan iman yang disertai kebimbangan  akan membuat kita berwawasan luas dan matang. Iman adalah seperti baju. Ketika tubuh kita bertambah besar, baju itu terasa kecil dan perlu diperbesar atau dipermak.

Bersikap bimbang atau skeptis terhadap iman bukan menghalangi pertumbuhan iman, melainkan justru bisa mematangkan iman. Bukankah kata skeptis (Yunani. Skeptomai) sebenarnya berarti mencermati secara teliti bukan?

Iman adalah hubungan, yaitu hubungan mempercayai dan mempercayakan hidup kita akan Janji-Nya. Tidak ada hubungan yang bisa dibentuk sekali jadi. Sebuah hubungan selalu pasang surut. Seperti halnya hubungan asmara. Ada saat panas menggebu, ada pula saat dingin membeku. Ada saat rayu merayu, ada pula saat layu. Ada saat lemah lesu, ada pula saat menggelora penuh nafsu. Ada saat seru, ada pula saat kaku bak seteru.  Demikianlah proses ini terjadi supaya ada pemahaman pola pikir yang sama dan pengertian yang mendalam antara kedua pihak. Itulah hubungan , dan iman adalah sebuah hubungan.

inspired by Andar Ismail

3 human types

There are 3 human types in this world, which one are you ?

Observasi dari Thomas Hobbes menyimpulkan “Homo homini lupus”, yang artinya, manusia menjadi serigala bagi sesamanya.  Manusia menjadi sangat egois sehingga menjadi serigala yang saling menerkam sesamanya. Menarik sekali, karena apa yang dikatakan Thomas Hobbes benarlah demikian adanya. It’s happening…!

Saya mempunyai teman sebut saja A, Keluarga dari ayahnya yakni pamannya  menggadaikan surat rumahnya ke dalam suatu bank. Entah bagaimana ceritanya surat rumahnya sudah berada di tangan pamannya dengan atas nama pamannya. Rumahnya ini adalah merupakan warisan dari kakeknya ang dibagi-bagi ke tiap-tiap anaknya dengan bagian masing-masing. Lalu kenapa digadaikan ? keluarga inti A tidak punya hutang apapun terhadap pamannya bahkan berbuat sesuatu yang merugikan A tidak mengerti mengapa pamannya berbuat demikian

So the next question, apakah pamannya sekarang terlilit hutang sehingga harus menggadaikan rumahnya. Maka untuk mencari tahu A mengadakan pertemuan dengan para keluarga besar ayahnya untuk membicarakan mengapa penggadaian surat rumah harus dilakukan. Waktu itu paman A sudah meninggal dan yang menjadi perwakilan adalah sang istri. Istrinya beragumen bahwa penggadaian rumah ini terjadi dengan alasan terlilit hutang. Statement ini pun menjadi sesuatu hal yang di atas relevansi tentang A,  karena A tahu dari luar bahkan semua kerabat keluarganya mengetahui keluarga pamannya sudah lebih dari cukup, mempunyai banyak mobil , toko yang masih beroperasi dengan omzet jutaan,menyekolahkan anak-anaknya di luar negeri dan terakhir rumahnya kembali di renovasi. So, you tell me, apakah orang seperti itu kekurangan?? A sendiri tidak mempunyai mobil,belum pernah sekolah di luar negeri dan rumahnya sudah lapuk , bocor butuh direnovasi

Keegoisan tidak memandang apakah keluarga atau bukan, terlebih lagi bukan keluarga kita. Hati-hati pada manusia tipe ini karena sifat keegoisannya sudah mendarah sampai-sampai hal yang sangat egois dianggap wajar.

Jenis homo berikutnya adalah “Homo Homini Angelus”, serba rohani dalam kepura puraan. Makhluk jenis ini dapat ditemukan pada hari-hari ibadah dan tersebar di tempat-tempat ibadah. Jenis ini berbeda dari jenis “lupus” karena memakai topeng untuk menutupi  berbagai hal dalam kepura-puraan. Apapun yang diucapkan semuanya di atas relevansi, contoh sebut saja A seorang aktivis rohani yang luar biasa tiba-tiba mengalami masuk angin sehingga tubunya sakit, lalu A berkata “ Sakit ini adalah kehendak dari yang maha Kuasa”, padahal kalau dilihat-lihat A dalam minggu-minggu ini suka bergadang, makan tidak teratur dan tidak pernah berolahraga.  Segala suatu hal dikaitkan serba rohani dan setiap ucapannya sepertinya hampir menyerupai setengah malaikat.  Tidak banyak informasi yang digali dari hal ini karena sifatnya yang “tertutup” sehingga sulit terjamah bahkan  membuat hidupnya terisolasi dan penuh dengan kepalsuan

Jenis homo yang terakhir adalah Homo homini homo.  Jenis homo ini adalah tipe yang mau terus menerus belajar, belajar dari kesalahan , belajar memiliki pola pikir yang baru dengan menerima nasihat. Salah satu indikasinya adalah hati yang humble. Dengan hati yang humble menyadari bahwa hanya pada Tuhanlah kesempurnaan itu. Manusia terbatas sehingga tidak luput dari kesalahan, menyadari bahwa di atas kekayaan yang dimiliki semuanya adalah kepunyaan Tuhan dan dimaksudkan untuk tujuan kebersamaan . Sebagai penghantar kasih bagi sesama yang membutuhkan pertolongan, menyadari bahwa dirinya adalah makhluk sosial yang butuh untuk ditolong dan kemauan yang timbul dari dalam diri untuk menolong.

Kembali ke dalam judul di atas, Manusia tipe apakah anda ?

Inspired from Dr. Andar Ismail

God’s Way

Dear God,

I asked for a beautiful Fresh Flower

but You gave me cactus

it was ugly and prickly

and then I asked again for some butterflies

Oh ..  what a surprised

you gave me worms

which have furs and disgusting

I was Shocked,

Dissapointed,

Sad,

But in a couple days later

Suddenly

I’ve seen the cactus change into flower

the flower was so beautiful with many colors

and that worms

change into butterflies

very beautiful astonishingly

flying freely on springtime

God’s way always the Best

Boring With Your Life or Lost ?

Have you ever feel Boring with your life. Suddenly, semua yang anda kerjakan terasa tidak berarti lagi. Hiburan di dunia ini sudah tidak terasa semeriah dulu lagi dan menjadi biasa. Anda merasa “Lost” saat ini ketika apa telah direncanakan semuanya berantakan dan tidak tahu
mau kemana lagi karena sudah kehabisan akal pikiran bahkan akal sehat.

“Setiap orang mempunyai anugerah untuk memilih”

Di atas segalanya itu, kita perlu memahami bahwa Sang Maha Pencipta dan Pengasih memberikan kita sebuah anugerah yaitu sebuah pilihan. Pilihan yang kita miliki untuk memilih hidup yang seperti apa. Semua tentunya sepakat kita ingin memiliki hidup yang berbahagia dan bukan hidup yang membosankan bahkan kehilangan gairah dalam menjalani hidup.
Menjadi bahagia mungkin kita harus mempunyai uang terlebih dahulu baru membeli rumah lalu membeli mobil dan akhirnya kita menikah dengan orang yang kita cintai. Menjadi bahagia mungkin ketika kita mendapat promosi pekerjaan, beasiswa ke luar negeri dan hal lainnya. Setiap orang mempunyai definisi kebahagiannnya masing-masing.

“Kebahagiaan anda merupakan tanggung jawab anda bukan menjadi tanggung jawab orang lain”

Kita perlu memahami bahwa kebahagiaan bukanlah menjadi tujuan itu sendiri tetapi bagaimana menjalankan kehidupan dengan bahagialah itu kuncinya. Anda boleh punya pacar, punya uang yang banyak, mempunyai apa saja. Apakah itu menjadi tujuannya?

Bagaimana anda menjalankannya, itulah yang menjadi kuncinya. Bagaimana hubungan yang anda jalankan dengan pacar anda apakah berbahagia?Apakah yang anda lakukan dengan uang anda, apakah anda berbahagia? saya melihat orang memiliki uang banyak dan berkecukupan
tetapi tidak berbahagia.
Suatu kebahagiaan yang bukan berasal dari dalam diri adalah sesuatu yang semu.Pelawak boleh mengatakan hal yang selucu lucunya dan kita tertawa, film bioskop menawarkan aksi yang menegangkan dan kita terhibur. tetapi apakah pada akhirnya menjadikan kita tetap berbahagia?
Here’s the truth : Kebahagiaan anda merupakan tanggung jawab anda bukan menjadi tanggung jawab orang lain. Bukan berarti saya menginginkan anda untuk
hidup sendiri saja di dunia ini untuk berbahagia :) . Akan menjadi lebih baik ketika satu pasang manusia bertemu dengan kebahagiaan yang dimilikinya masing-masing dan saling berbagi satu dengan yang lain.

“MOVE”

The next thing you have to do is “Move”. Move means berjalan ke depan bukan sebaliknya.
“In order to keep balancing your bicycle you have to keep moving forward” That’s the first step. You can move if you’ve already leave your past behind.
Hidup itu seperti roll film bioskop yang berjalan dimana ada satu clip kotak-kotak kecil yang harus di isi.Film sedih atau film bahagia tergantung bagaimana anda mengisinya di clip kotak-kotak kecil tersebut. atau apakah anda ingin membuat film horor :) ).

See, time goes by as your “Life” movie keep continues. Stop wasting your time, fill your clip with happiness and Smile now :) .
Mungkin dalam bagian film yang dulu terdapat hal yang buruk dan mendukakan. but, it’s not the end of the movie yet.
it’s only a “pieces” your movies and still continues. Don’t worry , because you’ve already got the best the director in the world that Created the world.
You’ll never know that life is so broad. Try new things,new challenge,new job, new community, buat suatu pencapaian target. Make That Happen!
Being grateful means Value your time.

“HopE”

Hal yang terakhir adalah milikilah suatu harapan yang baru di dalamnya.
Ketika kita mulai melangkah kembali masih saja ada hal yang tidak sesuai dengan yang kita rencanakan.Hidup yang ideal adalah bagaimana kita berurusan dengan hal-hal yang tidak ideal. Anda tidak bisa selalu menduga dengan apa yang anda akan hadapi. Tetapi dengan harapan ,anda mulai melihat setiap kesulitan yang kita hadapi dari sudut pandang yang berbeda dan positif. it always starts with your mind.

-For what i’ve learned to share-

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.